Thursday, March 5

Cara jitu memancing ikan di Sungai dan Danau

Memancing adalah salah satu hobi yang di sukai banyak orang. Hobi yang satu ini memang kadang tidak mengenal waktu. Pagi, siang dan malam selalu di lakoni para pemancing yang sudah mendarah daging akan hobinya itu. Tidak perduli dapur ngebul atau tidak, yang penting mancing jalan terus. hahaha...... 

Di sela waktu senggang, sudah pasti pemancing-pemancing mania akan selalu mencari spot-spot pemancingan yang baru. Padahal, banyak juga pemancing yang tidak menyukai makan ikan hasil pancingannya. Aneh juga ya...hehehe.

Memancing merupakan salah satu teknik untuk mengasah kesabaran. Dalam memancing juga diperlukan strategi agar ikan dapat memakan umpan yang ada di kail pancingan. Ketika strike, mungkin itulah kebahagiaan yang dirasakan oleh pemancing, rasa senang, rasa penasaran bercampur aduk jadi satu. Ketika ikan benar-benar di dapatkan, tak terbayangkan kebahagiaan yang dirasakan seorang pemancing. Dan saat itu pulalah yang ingin di ulangi terus. Mancing sudah seperti candu....

Nah, untuk para pemancing pemula, berikut ini yang perlu di ketahui cara jitu memancing ikan di beberapa spot yang mudah di temui di sekitar lingkungan rumah. Sungai, danau, genangan air, bahkan selokan pun terkadang bisa menjadi spot mancing. Namun yang akan saya bahas disini adalah cara jitu memancing di tempat yang biasa di temui, yaitu di sungai dan danau.

1. Memancing ikan di sungai/kali

Sungai adalah air yang mengalir. Jadi perlu dipahami terlebih dahulu karakter dari sungai tersebut, apakah deras alirannya, bagaimana kedalamannya dan jenis ikan apa saja yang biasanya terdapat di sungai tersebut. Dibutuhkan pemahaman penempatan lokasi pancing yang benar dan juga pergerakan pancing setelah di lempar. Saat terbawa arus air, karena bila kita tidak memahami hal itu, maka bukan ikan yang akan di dapatkan melainkan kail kita habis tersangkut dan umpan akan terbuang sia-sia saja tanpa ada ikan yang di dapatkan.

Tips memilih spot yang paling penting adalah dengan melihat aliran air. Ikan yang berbeda jenis memiliki kesukaan yang berbeda-beda untuk bertempat di sungai. 

Ikan Tawes lebih suka hidup dan berkelompok di sungai yang alirannya deras, tapi tidak terlalu deras. Dalam suatu kelompok ikan Tawes, biasanya ukuran besarnya hampir sama. Untuk memancing ikan Tawes, usahakan untuk memilih sungai yang aliran airnya bisa terlihat atau air terlihat jelas bergerak. Perhatikan juga tanaman di tepi sungai yang batangnya atau daunnya masuk ke air.
Ikan Tawes
Ikan Nila, biasanya hidup di sungai yang airnya lebih tenang dan banyak terdapat tumbuhan air atau tumbuhan darat yang masuk ke air. Ikan Nila juga suka berada pada aliran air yang agak memusar dengan gerakan lambat. Ikan Nila juga sering berada di tepian sungai.
Ikan Nila
Ikan Bloso atau Ketutu atau disebut juga Kembo, gemar berada di lokasi yang banyak lumpurnya dan juga lokasi yang agak dalam. Ikan ini biasanya suka membuat lubang di dalam sungai dan dalam musim kemarau tetap bisa bertahan di dalam lubang tersebut. 
Ikan Bloso
2. Memancing ikan di danau

Sebelum memancing di danau, yang harus di ketahui adalah karakteristik dari danau tersebut, apakah danaunya berpasir atau berlumpur. Hal ini yang akan membedakan teknik pemancingannya. Umumnya di danau banyak terdapat ikan Nila dan Ikan Mas.

Pada saat memancing di danau, pemasangan umpannya harus minimal 30 cm dari dasar danau, karena ikan Nila sering berpindah-pindah tempat. Batu yang berlumut merupakan spot yang bagus untuk memancing ikan Nila di danau. Tipsnya, cari batu yang berlumut di tepi danau lalu letakkan di daerah yang kiranya merupakan spot ikan Nila. Lalu gunakan juga umpan lumut untuk memancing ikan Nila dengan cara melempar pancing anda dekat dengan batu berlumut yang anda letakkan tadi.

Untuk mendapatkan ikan yang sesuai, harus di buat rangkaian kail yang sesuai yaitu dengan cara menempatkan 2 mata pancing di atas pemberat dan 2 mata pancing di bawah pemberat. Apabila diketahui dasar danaunya berpasir, maka umpan yang cocok adalah udang air tawar.

Demikian artikel singkat ini, semoga bermanfaat dan anda #jadimengerti

Salam

Disarikan dari berbagai sumber

Mungkin anda juga suka artikel lainnya :
Apakah air minum anda layak untuk di minum?
Aturan Penggunaan Lampu Rotator dan Sirine
Bantuan Hukum untuk Rakyat Miskin. Gratis..!!
Penjelasan ilmiah mengenai penyakit masuk angin, penyakit "sejuta umat"
Apakah perbedaan Jin, Setan dan Iblis?
Apa sih penyakit angin duduk itu?
Scan dokumen pakai ponsel Android
Jenis-jenis batu mulia yang sedang booming
Jual beli yang dilarang dalam islam
Aplikasi pengukur kecepatan "speed gun" pada android
Daftar perguruan tinggi beasiswa penuh dan ikatan dinas
Greenwich Mean Time (GMT) apakah itu?
Observatorium Mohr, Observatorium tertua di Jakarta
Aplikasi engineering Handbook pada Android
Kenali Binatang berbahaya di sekitar Kita
Apakah yang dimaksud dengan terapi pengobatan bekam?

Monday, March 2

Penjelasan ilmiah mengenai penyakit "Masuk Angin", Penyakit Sejuta Umat

Definisi

Masuk angin sebenarnya adalah bukan angin yang masuk ke dalam tubuh, tetapi pembuluh darah di kulit yang menyempit. Dengan menyempitnya pembuluh darah, otot menjadi kekurangan pasokan oksigen, sehingga mengalami nyeri otot (mialga) atau pegal-pegal. Mekanisme kekebalan tubuh juga akan menurun akibat penyempitan pembuluh darah di kulit sehingga rentan serangan virus.

Penyempitan pembuluh darah di sebabkan oleh terpaparnya kulit pada udara atau angin dingin, sehingga kulit bereaksi dengan cara mempersempit pembuluh darah. Jadi bukan angin yang masuk, melainkan pembuluh darah yang kedinginan. Penyebab lain adalah karena badan kurang gerak sehingga dinding pembuluh darah menjadi kurang luwes.

Penyempitan pembuluh darah ini adalah mekanisme tubuh untuk menjaga agar tidak terjadi pengeluaran kalori berlebihan dari tubuh, sehingga tubuh tidak perlu mengalami penurunan suhu tubuh (hipotermia), namun dampak dari penyempitan pembuluh darah ini adalah peredaran darah menjadi kurang lancar. Akibatnya hasil metabolisme berupa asam laktat terakumulasi pada otot-otot. Inilah yang membuat badan menjadi terasa pegal-pegal.

Cuaca dingin dapat menyebabkan rambut-rambut sel di saluran napas lambat bergerak. Padahal mereka berfungsi untuk mengeluarkan lendir, bakteri dan virus. Perlambatan ini juga membuat seseorang rentan terkena penyakit batuk, pilek dan lain-lain.

Perihal perut kembung, disebabkan oleh cuaca dingin yang menyebabkan perlambatan gerak peristaltik usus. Perlambatan inilah yang menyebabkan gas tertampung di saluran cerna, sehingga perut terasa kembung dan penuh (begah), dan akhirnya perut akan tertekan oleh gas dan menyebabkan rasa mual sehingga menekan nafsu makan.

Istilah masuk angin mungkin hanya di kenal di Asia, termasuk di Indonesia dan Cina. Di Cina, istilah masuk angin dinamakan "Cin Fong" yang artinya sama persis yaitu "masuk angin". Dalam ilmu kedokteran tidak ada istilah penyakit masuk angin.

Gejala-gejala umum "masuk angin"

Gejala umum dari masuk angin biasanya :
- Demam ringan yang diiringi pilek dan flu
- Rasa Kembung dan disertai sendawa-sendawa, buang angin (kentut)
- Rasa kembung yang disertai susah sendawa, susah buang angin dan susah buang air besar
- Rasa Kembung yang disertai mencret
- Sendawa jika badan di urut atau di pijat
- Mual, muntah dan berkeringat dingin

Penyebab masuk angin

- Terlalu lama di ruangan dingin. Contoh : terlalu lama di ruangan AC, kehujanan, dan cuaca dingin.
- Terlalu banyak ketawa, salah makan, kurang kentut, terlalu lelah.
- Terlalu lama tidur di lantai tanpa alas
- Terlambat makan
- Terlalu banyak begadang
- Kurang istirahat

Pengobatan

- Minum teh hangat, air jahe hangat (tidak dianjurkan bagi penderita maag), sup hangat
- Minum Parasetamol, Vitamin
- Baluri badan dengan minyak kayu putih, minyak gosok
- Meminum Jus Jeruk, karena mengandung vitamin C sebagai antioksidan yang berguna untuk  membantu tubuh melawan infeksi.

Fenomena "Kerokan" saat masuk angin

Kerokan berfungsi untuk memperlebar pembuluh darah yang menyempit, terutama daerah punggung yang pembuluh darah kulitnya paling panjang dan menyebar kemana-mana. Saat kulit di kerok, muka pembuluh darah kapiler di permukaan kulit akan pecah dan memaksa pembuluh darah di sekitarnya melebar. Pelebaran yang di tandai dari pembesaran diameter vaskuler ini juga disertai dengan migrasi sel darah putih, agen kekebalan tubuh tertipu, karena mengira tubuh terluka.

Pada saat di kerok, akibat tekanan dari kerokan, terjadi pemaparan pada jaringan endotel dan akhirnya mekanisme tubuh menghasilkan endorfin. Endorfin inilah yang membuat tubuh merasa nyaman, segar, eforia  dan memiliki efek candu.  Orang bisa kecanduan kerokan dan ini tidak baik bagi kesehatan. Dampak dari kerokan secara berkala akan membuat kulit iritasi dan pembuluh darah halus mudah pecah. Kerokan juga menyebabkan reaksi Kardiovaskuler, suhu tubuh menjadi meningkat 0,5-2 derajat C.

Mudah-mudahan bermanfaat dan #jadimengerti
Salam

Sumber :
- Wikipedia Indonesia
- dr. Kosasi Kwek, Kompasiana, Masuk Angin Apa Sebenarnya?, 11 February 2014
- faktailmiah.com, Kerokan.


Mungkin anda juga suka artikel lainnya :