Friday, February 27

Apa sih penyakit Angin Duduk itu?

Angin Duduk (Angina Pektoris)
Di Indonesia, selain "masuk angin", istilah "angin duduk" cukup di kenal dan sering disebut sebagai salah satu penyakit yang menimbulkan kematian mendadak. Sering kita mendengar cerita ada orang yang meninggal mendadak akibat angin duduk.

Angin duduk sebenarnya memiliki istilah "Angina Pektoris" (rasa dada seperti digencet/ditekan) yaitu ketidaknyamanan dada yang terjadi ketika ada suplai oksigen darah yang berkurang pada area dari otot jantung. Pada kebanyakan kasus, kekurangan suplai darah di sebabkan oleh penyempitan dari arteri arteri koroner.

Angina pektoris ada 3 jenis yaitu :
1. Angina Klasik : Biasanya terjadi saat penderita melakukan aktivitas fisik.
2. Angina Varian : Biasa terjadi saat istirahat dan biasa terjadi di pagi hari.
3. Angina tidak stabil : bisa terjadi kapan saja.

Jadi, angin duduk adalah suatu penyakit yang mengarah pada penyakit jantung di sebut juga Sindroma Koroner Akut (SKA), SKA adalah salahsatu manifestasi klinis dari Penyakit Jantung Koroner (PJK) yang utama dan paling sering mengakibatkan kematian.

Penyebab Angin Duduk
Penyebab utamanya yaitu adanya penyempitan pembuluh darah jantung. Penyempitan tersebut menyebabkan sebagian jantung tidak mendapatkan oksigen dan nutrisi yang cukup, sehingga pasokan darah ke jantung pun tidak seimbang. Kondisi ini akhirnya menyebabkan kerusakan otot jantung yang dapat menyebabkan kematian.

Gejala Angin Duduk
Gejala yang biasanya terjadi adalah sebagai berikut :
- Nyeri dada sebelah kiri dan di tengah-tengah dada.
- Nyeri dada tersebut bisa menyebar ke punggung kiri atas, atau ke arah rahang bawah, atau ke arah ketiak, atau ke arah bagian dalam lengan.
- Sesak nafas atau rasa berat untuk bernafas
- Rasa pusing berputar (vertigo)
- Berkeringat dingin
- Wajah menjadi pucat
- Pingsan
- Nyeri ulu hati atau sedikit di atas ulu hati
- Perut kembung atau rasa menyesak
- Mual dan muntah
- Mendadak buang air besar dalam jumlah banyak dan sekaligus

Mengatasi Angin Duduk
Cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi angin duduk adalah dengan cara melonggarkan sumbatan yang terjadi, yaitu dengan cara memberikan obat Antiplatelet (sel pembeku darah) dan Anti koagulan. Atau mengantisipasi ketidakseimbangan suplai oksigen dan kebutuhan oksigen ke jantung dengan nitrat, betabloker, dan kalsium antagonis.
Obat antiplatelet yang paling murah dan gampang yaitu "Aspirin". Selain bermanfaat sebagai pertolongan pertama untuk mengatasi nyeri, obat ini juga untuk melonggarkan kembali pembuluh darah yang tersumbat.
Berkunjunglah ke dokter untuk menanyakan lebih lanjut kondisi kesehatan anda secara rutin, apabila anda terindikasi terkena penyakit jantung, maka bawalah selalu obat antiplatelet kemana saja anda pergi dan selalu ikuti saran dokter.

Demikian artikel ini, mudah-mudahan bermanfaat bagi anda dan anda #jadimengerti.

Salam

Sumber :
dr. Kosasi Kwek, Artikel Kompasiana 12 Maret 2014
Wikipedia Indonesia
Ghibo.com

Mungkin anda juga suka artikel lainnya :
Bantuan Hukum untuk Rakyat Miskin. Gratis..!!
Aturan Penggunaan Lampu Rotator dan Sirine
Cara Jitu memancing ikan di sungai dan danau
Apakah air minum anda layak untuk di minum?
Penjelasan ilmiah mengenai penyakit masuk angin, penyakit "sejuta umat"
Apakah perbedaan Jin, Setan dan Iblis?
Scan dokumen pakai ponsel Android
Jenis-jenis batu mulia yang sedang booming
Jual beli yang dilarang dalam islam
Aplikasi pengukur kecepatan "speed gun" pada android
Daftar perguruan tinggi beasiswa penuh dan ikatan dinas
Greenwich Mean Time (GMT) apakah itu?
Observatorium Mohr, Observatorium tertua di Jakarta
Aplikasi engineering Handbook pada Android
Kenali Binatang berbahaya di sekitar Kita
Apakah yang dimaksud dengan terapi pengobatan bekam?

No comments: